Senin, 23 Juli 2012

SEJARAH MIN WANASARI KAB. BREBES


KONDISI OBYEKTIF MIN WANASARI
KABUPATEN BREBES

  1. Sejarah berdirinya dan perkembangannya
Pada tanggal 17 Juli 1985 erdiri madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin di desa Klampok Kecamatan Wanasari yang terdiri 2 lokal dan siswanya berjumlah 73 anak dengan dikepalai oleh Bapak M. Qodirun. Selanjutnya, delapan tahun kemudian tepatnya pada tanggal 25 Oktober 1993 status MI Hidayatul Mubtadiin berubah menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri Wanasari.


Bangunan MIN Wanasari sendiri didirikan di sebelah makam Mbah Rubi pada tahun 1995/1996 yang ditandai oleh Proyek Inpres yang terdiri dari 6 lokal PBM, 1 ruang guru, 2 ruang Kamar mandi/WC guru, 1 ruang WC murid. Dan pada tahun 2000 MIN Wanasari memperoleh tambahan bangunan sejumlah 4 lokal PBM dan Renovasi Perpustakaan dari ASFI yang secara Kualitas dan Kuantitas MIN Wanasari terus mengalami perkembangan, sehingga pada tahun 2008 sekarang ini siswa yang melakukan aktivitas belajar di MIN Wanasari berjumlah 335 siswa serta meperoleh berbagai prestasi dan penghargaan.


Pada tanggal 22 Juni 2004, MIN Wanasari dipimpin oleh Bapak Drs. Achmad Sofi sampai tanggal 11 Juli 2007. Setelah menjabat kepala selama 3 tahun, tapuk kepemimpinan beralih kepada Bapak Amrin Sodikin, S.Ag.,M.Pd.I sampai dengan 1 Juli 2011 pada bulan 6 Juli tahun 2011 kepemimpinan beralih kepada Bapak Juremi Ahmad Fauzi, S.Ag sampai sekarang.


Demikian selayang pandang tentang perjalanan dan perkembangannya mengenai keberadaan MIN Wanasari Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.


  1. Letak geografis


Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Wanasari terletak di Desa Klampok Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Sesuai dengan keadaan desanya, lokasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Wanasari berada di sebelah utara jalan Mbah Rubi Klampok ( + 150 meter). Posisi berada di tengah-tengah perumahan penduduk, juga mudah dijangkau oleh para siswa yang datang dari segala arah penjuru.


Adapun secara orbitasi keadaan MIN Wanasari, adalah sebagai berikut :


  1. Sebelah utara berbatasan dengan tanah pekuburan (makam)
  2. Sebelah selatan beratasan dengan perumahan penduduk.
  3. Sebelah barat berbatasan dengan kali (sungai).
  4. Sebelah timur berbatasan dengan tanah pekuburan (makam).

1 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb
    Bagaimana kabar guru-guru di sekolah ini ? Sehat ? Wah sudah banyak perubahan ya sekarang jadi lebih bagus. Sekarang kepala sekolahnya pak Juremi toh ?
    Mudah-mudahan adik-adik MIN Wanasari bisa terus berprestasi. Amin

    --M. Imam Fauzi

    BalasHapus